Tidak Terlalu Berharap Titel, Leicester Fokus Satu Demi Satu Pertandingan


claudio ranieri tak termakan untuk memikirkan titel premier league. sudah melampaui target pertama, kini the foxes hanya perlu berkonpusatsi menghadapi satu demi satu pertandingan.

di awal animo leicester mematok target tak muluk. tim berjuluk 'si rubah' tersebut berharap tak terdegradasi dengan perhitungan minimal mengoleksi 40 poin.

dalam perjalanannya, leicester bisa berlari kencang. tak hanya mengguncangkan tim-tim yang dalam tradisinya menguhasrati papan atas, bahkan leicester sendiri tak percaya dengan laju sejauh ini. kini mereka mengantongi 53 poin dan menguhasrati puncak papan klasemen.

sang manajer, ranieri, belum termakan untuk mematok target juara. lolos liga champions yang jadi incarannya. malah, ranieri menyebut fokus kepada pertandingan-pertandingan terdekat. ujian terdekat, leicester akan menghadapi norwich pada 27 februari.
"setiap pertandingan amat berat. setelah menghadapi norwich, kami masih ditunggu pertandingan-pertandingan besar. kami hanya bernegosiasi untuk memenangkan pertandingan terdekat," kata ranieri mirip dikutip daily star.

"kami sudah membangun sesuatu yang mengagumkan. semuanya terjadi dengan cepat, amat cepat. kami berharap yang mirip ini terjadi tiga atau empat tahun, untuk memperebutkan sesuatu yang penting. tapi semuanya sudah terjadi di animo ini. padahal animo ini ialah animo latihan.

"semuanya terlihat fantastis sekarang. kami tak tertekan. buat kami untuk bisa lolos liga champions amatlah fantastis. saya tak memikirkan di mana kami akan mengakhiri animo ini, cuma perlu berfokus untuk menang dalam pertandingan terdekat," ucap dia.

"setiap pertandingan amat berat. setelah menghadapi norwich, kami masih ditunggu pertandingan-pertandingan besar. kami hanya bernegosiasi untuk memenangkan pertandingan terdekat," kata ranieri mirip dikutip daily star.

"kami sudah membangun sesuatu yang mengagumkan. semuanya terjadi dengan cepat, amat cepat. kami berharap yang mirip ini terjadi tiga atau empat tahun, untuk memperebutkan sesuatu yang penting. tapi semuanya sudah terjadi di animo ini. padahal animo ini ialah animo latihan.

"semuanya terlihat fantastis sekarang. kami tak tertekan. buat kami untuk bisa lolos liga champions amatlah fantastis. saya tak memikirkan di mana kami akan mengakhiri animo ini, cuma perlu berfokus untuk menang dalam pertandingan terdekat," ucap dia.

via http://sport.detik.com/

Kata Pelatih Louis Van Gaal: Musim Depan Milik Luke Shaw


Van Gaal yakin Luke Shaw akan tampil istimewa bersama Manchester United di musim depan.

Pelatih Manchester United Louis van Gaal yakin Luke Shaw akan menjalani musim depan dengan baik dan sukses.

Hal itu diungkapkannya setelah musim lalu Luke Shaw gagal bersinar karena banyak didera masalah cedera.

"Luke Shaw pemain dengan bakat besar. Ia masih sangat muda, jadi bukan hal mudah datang dari Southampton ke klub besar seperti United," kata Van Gaal, Rabu (29/7).

"Ia memiliki keuntungan sebagai pemain Inggris. Memphis Depay asal Belanda dan budayanya berbeda, ritme permainan yang juga berbeda."

"Jadi saya pikir musim depan akan menjadi milik Luke Shaw, itu yang saya yakini. Saya percaya padanya dan ia harus merasakannya dan saya harap ia bisa menunjukkannya, meski ia masih 20 tahun," tandasnya.
Sumber : goal.com

Jadi Kapten Utama Barcelona, Andres Iniesta Sangat Antusias






Menyusul kepergian Xavi ke Qatar, gelandang berusia 31 tahun ini bakal ditunjuk menjadi kapten Barcelona di musim depan


Andres Iniesta menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar setelah dipastikan menjadi kapten utama Barcelona untuk musim 2015/16.
Menyusul hijrahnya Xavi ke Al Sadd di musim panas ini, Iniesta, yang di musim sebelumnya bertindak sebagai wakil kapten, kini “naik pangkat” menjadi kapten utama Blaugrana. Iniesta pun mengaku antusias bisa mewarisi ban kapten dari para pendahulunya seperti Xavi dan Carles Puyol.
“Rasanya menyenangkan bahwa saya adalah salah satu pemain senior di sini. Itu artinya, saya sudah berada lama di sini yang mana memang sudah menjadi target saya selama ini. Saya sangat bahagia,” ujar Iniesta, Selasa (28/7).
“Sebuah momen spesial bisa menjadi kapten utama. Saya merasa beruntung pernah bermain bersama para kapten sebelumnya seperti Puyol dan Xavi. Seorang kapten harus memikirkan kepentingan kelompok ketimbang individual. Menjadi kapten lebih dari sekedar bermain sepakbola,” imbuh Iniesta yang sudah mengawali karier seniornya di Barca sejak 2002.
Nantinya, Iniesta berturut-turut memiliki tiga wakil kapten jika ia berhalangan tampil, yakni Lionel Messi, Sergio Busquets, dan Gerard Pique.

Sumbergoal.com

Tyler Blackett Diklaim Terkuat Di Manchester United



Klaim itu datang dari pemain muda Manchester United Luke Shaw, yang menyebut Blackett sebagai pemain paling kuat di skuat Setan Merah.

Luke Shaw memberi pandangan soal pemain terkuat yang dimiliki Manchester United. Dalam hal ini, ia menyebut nama Tyler Blackett sebagai pemain paling kuat di antara rekan setim yang lain.

Blackett, yang berposisi sebagai bek tengah, disebut Shaw sebagai pemain United dengan kemampuan fisik di atas yang lain meski sebelum ini legenda Setan Merah seperti Lou Macari menyamakan Memphis Depay dengan tank.
“Ada satu pemain yang harus saya katakan [sebagai yang terkuat] – dia selalu di gym setiap pagi dan sore – dan itu adalah Tyler Blackett,” kata Shaw di laman resmi United. “Dia adalah sosok yang terlintas dalam benak saya. Kami tidak sering di gym bersama, itu lebih seperti kebutuhan individu sebagaimana kami memiliki program latihan sendiri, namun saya akan menyebutnya sebagai yang terkuat dari apa yang saya lihat.”

Blackett mengamini pernyataan Shaw, dengan menyatakan: “Saya akan mengiyakan, jadi ya benar,” tutur pemain asli Manchester tersebut. “Saya mencoba melakukan yang terbaik di gym dan mencoba untuk menjadi lebih kuat di tiap hari. Saya bekerja keras dan mencoba untuk mendorong diri dalam segala hal.

“Menjadi seorang bek tengah, saya harus kuat dan cepat. Saya melawan banyak tipe pemain berbeda. Mereka ada yang besar, kecil, cepat, jadi saya harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan.

“Ini semua membantu saya sejak memulai karier. Saya sudah berusaha untuk beradaptasi dengan tantangan fisik di tiap pertandingan. Seketika saya tumbuh dewasa, saya bermain melawan para pemain yang memiliki kecapakan fisik dan saya harus siap menghadapi mereka.”

Sumber : goal.com

Pedro Sudah Sampaikan Salam Perpisahan di spanyol



Kepastian transfer Pedro ke Manchester United masih menunggu pengumuman hengkangnya di Maria ke PSG.

Striker Barcelona Pedro dikabarkan sudah menginformasikan ke teman-teman dekatnya dan keluarga kalau ia akan bergabung ke Manchester United pada musim panas ini.

Pemain asal Spanyol berusia 28 tahun itu sulit bersaing untuk masuk ke dalam skuat inti Azulgrana musim lalu setelah kedatangan Luis Suarez. Ia pun memutuskan untuk hengkang demi mendapat peluang bermain secara reguler.

The Red Devils ada di barisan terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Pedro. Sang striker memang sudah dipersiapkan sebagai pengganti Angel di Maria, yang akan segera hijrah ke Paris Saint-Germain.

Dilansir The Telegraph, United sudah meraih kesepakatan personal dengan Pedro dan akan membayar klausul pelepasan kontrak sang pemain senilai  £22 juta.

Menurut kabar yang berkembang, kepastian transfer Pedro ke United masih menunggu pengumuman kepindahan di Maria ke PSG. Meski begitu, sang winger yang mencetak 13 gol untuk Barcelona di musim lalu itu sudah yakin kalau kepindahannya akan menjadi kenyataan dan ia sudah menyampaikan salam perpisahan di Spanyol.

Sumbergoal.com

Cesc Fabregas: Saya Selalu Mencintai Arsenal




Kenangan selama delapan tahun berseragam The Gunners akan selalu ada dalam memori Fabregas

Cesc Fabregas menegaskan akan selalu mencintai Arsenal, meski kini ia berada di kubu berseberangan, Chelsea, dan akan saling berhadapan di Community Shield.

Gelandang internasional Spanyol menghabiskan delapan tahun di Emirates Stadium sebelum pulang ke klub masa kecilnya, Barcelona, pada 2011. Fabregas kemudian secara mengejutkan kembali ke Inggris musim panas tahun lalu, dengan The Blues menjadi pelabuhannya.

Keputusan menerima pinangan sebesar £30 juta membuat suporter Arsenal berang, tapi ia menegaskan masih menyimpan cinta dengan skuat Arsene Wenger meski hanya memenangkan trofi Piala FA selama di sana.

“Cinta saya untuk klub tidak akan pernah berubah apa pun yang terjadi dan yang terpenting adalah kenangan,” ujarnya kepada reporter.

“Yang lainnya tidak penting. Saya memiliki kenangan indah, cinta dan respek untuk klub. Anda tidak akan pernah mendengar hal buruk dari saya tentang mereka.”

Sumber goal.com

Bee Taechaubol Rampungkan Pembelian Saham €485 Juta Di AC Milan


Bee Taechaubol besok dijawalkan akan bertemu dengan petinggi AC Milan untuk menyelesaikan pembelian sebagian saham klub.

Bee Taechaubol akan berada di Milan pada pekan ini untuk menyelesaikan investasinya di AC Milan. Demikian menurut laporan dari Gazzetta dello Sport.

Sejumlah laporan lain menyebut Bee bakal terbang esok untuk melakukan finalisasi dari pembelian 48 persen saham Rossoneri.

Pra-kontrak antara kedua pihak akan berakhir pada 3 Agustus mendatang, akan tetapi masing-masing berharap dapat menyelesaikan segala sesuatunya sebelum akhir bulan ini.

Penjualan saham ini diyakini akan membuat keluarga Berlusconi menerima bujet menakjubkan, yakni €485 juta. Presiden Milan Silvio Berlusconi sendiri bakal melanjutkan kuasanya di klub sebagai pemegang saham mayoritas.

Trofi Liga Champions, Alasan Vidal Tinggalkan Juventus



VIVA.co.id - Saga transfer Arturo Vidal pada musim panas ini, akhirnya selesai sudah. Gelandang berusia 28 tahun tersebut resmi meninggalkan Juventus dan berlabuh ke tim raksasa asal Jerman, Bayern Munich.

The Bavarian mengontrak Vidal untuk empat musim ke depan atau hingga 2019 mendatang. Kabarnya klub asuhan Josep Guardiola itu harus merogoh kocek hingga €40 juta untuk bisa mendatangkan Vidal dari Juventus.

Vidal mengaku sulit untuk meninggalkan Juventus yang sudah dibelanya sejak 2011 silam. Namun ada ambisi pemain asal Chile ini yang membuatnya akhirnya memilih untuk pergi, yakni trofi Liga Champions.

Juventus memang superior di Serie A, hingga bisa mampu meraih empat gelar scudetto secara beruntun. Namun, Vidal merasa kariernya kurang dengan belum bisa mengangkat trofi Liga Champions, terlebih Juve hanya mampu finis sebagai runner up pada musim lalu.

"Saya sangat senang (bisa bergabung dengan Bayern). Ini adalah langkah baru dalam karier saya dan saya berharap bisa melakukan yang terbaik di sini. Saya ingin memenangkan trofi di sini dan (gabung dengan Bayern) dalah mimpi yang jadi kenyataan," kata Vidal di situs Bayern.

"Meninggalkan Juve jelas sulit, tapi saya ingin membuat langkah besar dalam karier saya. Saya ingin terus berkembang sebagai pemain dan memenangkan gelar seperti Liga Champions. Saya pikir kesempatan terbaik melakukannya adalah bersama Bayern," lanjutnya.


Sumber : viva.co.id

De Gea Masih Diyakini Ke Real Madrid Musim Panas Ini




Mantan presiden Real Madrid Ramon Calderon memprediksi David De Gea akan merapat ke Santiago Bernabeu musim panas ini.

Sudah lama Los Merengues memperlihatkan minat terhadap kiper Manchester United David De Gea namun belakangan ini gosip transefer bintang Spanyol tersebut mereda meski Iker Casillas telah meninggalkan Santiago Bernabeu.

Meski demikian, eks presiden Ramon Calderon masih percaya De Gea akan jatuh ke pelukan El Real musim ini.

"Jika De Gea sudah mengambil keputusan pergi, akan sulit bagi United untuk menahannya," buka Calderon.

"Terbuka kemungkinan Manchester United tengah memainkan strategi dengan mendatangkan Sergio Romero hingga bisa membuat Madrid melepas Sergio Ramos sebagai bagian dari kesepakatan."

"Madrid butuh kiper seperti De Gea. Mereka melepas Iker karena yakin bisa mendapatkan De Gea. Opini saya tidak berubah, De Gea akan menjadi milik Madrid," tandasnya.

Sumbergoal.com

Inilah 10 Trisula Maut Sepak Bola Musim 2014/2015

PENDAHULUAN
Klub sepak bola saat ini tak selalu menggunakan formasi 4-4-2 yang mengandalkan dua pemain depan. Tapi, mulai banyak tim memodifikasi dengan 4-3-3 atau 4-2-3-1 dan tercipta trisula maut meski tak melulu pemain di lini depan.

Ada beberapa trisula maut di sepak bola modern saat ini. Tim-tim yang memiliki finansial kuat tak segan-segan merekrut pemain kelas dunia demi meraih kejayaan.

Tapi, tak selamanya trisula maut harus berasal dari lini depan. Karena, ada juga pemain tengah yang rajin mencetak gol atau memberikan assist.


 Berikut 10 trisula maut saat ini :

10. Lavezzi, Ibrahimovic, Cavani

 


Trisula PSG itu menjadi momok yang ditakuti lawan. Rentang tahun 2013-15, ketiganya total mengemas 61 gol dan berkontribusi besar membawa PSG juara Ligue 1.


9. Ozil, Alexis, Giroud

 


Arsenal juga memiliki trisula yang mematikan. Ozil, Alexis dan Giroud adalah tiga pemain yang saling melengkapi. Alexis memiliki kecepatan dan tak pernah berhenti berlari, sementara Ozil memanjakan dengan umpan akurat. Giroud yang menjadi penyelesai akhir. Kombinasi tiga pemain ini sudah menghasilkan 30 gol musim ini.


8. Rooney, Falcao, Van Parsie

 


Kehadiran tiga pemain tersebut berperan besar mengangkat prestasi Manchester United musim ini setelah hancur lebur musim lalu. Saat ini, Setan Merah duduk di peringkat tiga klasemen Liga Primer Inggris. Meski hanya baru mengemas 21 gol, ketiganya memegang kunci permainan Setan Merah.

  
7. Aguero, Silva, Yaya Toure


Ketiga pemain Manchesetr City itu merupakan jantung permainan The Citizens. Tanpa ketiga pemain tersebut, sulit rasanya bagi City bisa meraih dua trofi Liga Primer Inggris dalam empat tahun terakhir. Tiga pemain itu sudah mengemas total 37 gol musim ini dan membawa Manchester Biru duduk di peringkat dua.


6. Mandzukic, Turan, Griezmann

 


Atletico Madrid tak lagi diperkuat Diego Costa yang hengkang ke Chelsea. Tapi, mereka mendapat pengganti yang sepadan di dalam diri Mario Mandzukic. Kerja samanya dengan Griezmann dan Turan menghasilkan total 37 gol musim ini meski Los Rojiblancos saat ini masih duduk di peringkat tiga klasemen La Liga.


5. Teves, Pirlo, Pogba



Ketiga pemain Juventus ini memainkan peran penting. Tevez adalah top skor Seri A saat ini, sementara Pogba juga kerap mencetak gol-gol penting. Untuk Pirlo, pemain asal Italia itu yang memanjakan rekan setimnya dengan umpan-umpan akurat. Ketiganya total mengemas 31 gol.



4. Robben, Ribery, Lewandowski

 


Tiga pemain ini adalah mesin dari Bayern Munchen. Robben dan Ribery dengan kemampuan individunya dari sayap, sementara Lewandowski menjadi penyelesai di lini depan. Tapi, bukan berarti Robben dan Ribery tak rajin mencetak gol. Keduanya mengemas total 22 gol, sementara Lewandowski dengan 11 gol musim ini.


3. Hazard, Fabregas, Costa

 


Trisula Chelsea ini saling melengkapi. Costa rajin mencetak gol Fabregas memanjakannya dengan umpan-umpan akurat. Sementara Hazard juga rajin mencetak gol. Ketiga pemain ini menyumbang total 35 gol dan membawa The Blues duduk di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris.


2. Messi, Neymar, Suarez

 


Seperti halnya trisula Manchester United dimana Radamel Falcao menjadi sosok yang paling sedikit mencetak gol, trisula Barcelona pun demikian. Suarez masih kesulitan mengulang performa apik saat membela Liverpool dengan 31 gol di Liga Primer Inggris. Tapi, perlahan tapi pasti, Suarez mulai bisa beradaptasi. Total, ketiga pemain ini sudah mengemas 63 gol.


  1. Bale, Benzema, Ronaldo

 


Trisula Real Madrid yang biasa disebut BBC ini memang menakutkan. Tapi, penampilan mereka di tahun 2015 ini sempat mengalami penurunan. Tapi, jika dilihat sejak awal musim, ketiganya merupakan trisula paling maut saat ini. Total, trisula BBC mengemas 68 gol musim ini.


Sumber : Kaskus / unitedd dan http://bola.inilah.com

8 Pemain Termahal di Setiap Posisi dalam Dunia Sepak Bola

INTRO


Setiap musim, bursa transfer di dunia sepak bola selalu memberikan kejutan. Tidak jarang, beberapa klub besar menggelontorkan triliunan rupiah demi mendapatkan pemain incarannya.

Pada bursa transfer musim panas ini, pecinta sepak bola dunia dikejutkan dengan transfer pemain muda yang harganya sangat mahal. Manchester City mendatangkan winger muda terbaik Timnas Ingris, Raheem Sterling.

Demi mendapatkan wonderkid berusia 20 tahun tersebut, manajemen City rela menyerahkan uang sebesar 49 juta pound, atau setara dengan Rp 1 triliun ke rekening Liverpool.

Selain Sterling, ada beberapa pemain mahal sepanjang masa di setiap posisi. Siapa saja mereka? Simak ulasannya di halaman berikut!

Kiper

Pada tahun 2001, Juventus mendatangkan kiper termahal di dunia sepanjang masa dari Parma. Kiper yang dimaksud adalah Gianluigi Buffon.

Manajemen Si Nyonya Tua harus mengeluarkan uang sebesar 32,6 juta pound, atau setara dengan Rp 679 miliar demi mendapatkan kiper Timnas Italia tersebut.

Tak percuma Juventus mengeluarkan banyak uang demi memboyong penjaga gawang yang saat ini berusia 37 tahun tersebut. Empat tahun terakhir, Buffon mempersembahkan empat gelar Serie A .

Bek Kanan




Masih di tahun 2001, selain memboyong Buffon, Juventus juga merekrut bek kanan asal Prancis, Lilian Thuram dari Parma. Manajemen Si Nyonya Tua membayar 22 juta pound (Rp 458 miliar) demi mendapatkan Thuram.

Thuram yang menjadi bek kanan termahal di dunia hingga saat ini memperkuat Juventus selama lima musim. Dia berhasil mempersembahkan dua gelar Serie A dan 2 piala Supercoppa Italia.

Bek Tengah

 
Menurut Anda, siapa bek tengah termahal sepanjang sejarah, Fabio Cannavaro atau Rio Ferdinand? Jika Anda memikirkan salah satu di antara pemain yang disebutkan, maka jawabannya adalah salah.

Bek tengah termahal di dunia adalah David Luiz. Bek asal Brasil itu didatangkan Paris Saint-Germain (PSG) pada tahun 2014 dari Chelsea dengan mahar sebesar 50 juta pound, atau senilai dengan Rp 1,04 triliun.

Tak percuma PSG mendatangkan Luiz dengan harga yang mahal. Sebab, di musim perdananya bersama PSG, bek berusia 28 tahun itu sangat kokoh di lini pertahanan. Buktinya, dia melakukan 117 clearances, 61 intersep dan 14 blok.

Bek Kiri


Pada awal musim 2014-15, manajer Manchester United, Louis van Gaal tertarik dengan bek muda Southampton yang usianya masih 19 tahun, Luke Shaw.

Demi mendapatkan Shaw, manajemen Setan Merah (sebutan MU) rela mengeluarkan uang sebesar 30 juta pound, atau setara dengan Rp 625 miliar. Hal itu membuat Shaw menjadi bek kiri termahal sepanjang sejarah.

Namun Shaw belum mampu menunjukkan performa terbaiknya, dia lebih banyak menghabiskan waktunya di meja pesakitan karena mengalami cedera. Pada musim lalu, dia hanya tampil 16 kali di Liga Premier Inggris.

Gelandang Bertahan

Pada 2001, MU mendatangkan gelandang bertahan terbaik Timnas Argentina, Juan Sebastian Veron dari klub asal Italia, Lazio. Setan Merah mengeluarkan uang sebanyak 28,1 juta pound, atau senilai dengan Rp 585 miliar demi Veron.

Namun performa Veron tidak sehebat yang diharapkan manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson. Dia hanya bertahan selama dua musim di Old Trafford Stadium dengan mempersembahkan satu gelar Liga Premier Inggris.

Gelandang Serang


Top skorer Piala Dunia 2014, James Rodriguez bergabung dengan Real Madrid pada awal musim lalu. Dia didatangkan dari AS Monaco dengan mahar sebesar 63,1 juta pound, atau setara dengan Rp 1,3 triliun.

Harga mahal yang dikeluarkan Madrid terbayarkan dengan performa ciamik James. Pada musim perdananya di Santiago Bernabeu Stadium, pemain Timnas Kolombia itu berhasil mencetak 17 gol dari 46 penampilan di semua kompetisi yang diikuti Los Blancos.

Winger

Cristiano Ronaldo merupakan winger termahal di dunia sejak tahun 2009 hingga 2013. Posisinya tergantikan oleh rekan setimnya, Gareth Bale.

Bale didatangkan dari Tottenham Hotspur dengan mahar sebesar 85 juta pound, atau setara dengan Rp 1,7 triliun (kurs saat ini). Tidak percuma Madrid mendatangkan pemain Timnas Wales tersebut.

Pasalanya, di musim perdana bersama Madrid, Bale berhasil mempersembahkan dua gelar sekaligus, yakni Copa Del Rey dan Liga Champions.


Penyerang

Fernando Torres bukanlah penyerang termahal di dunia lagi. Pada awal musim 2014-15, Barcelona mendatangkan Luis Suarez dari Liverpool dengan mahar sebesar 75 juta pound, atau senilai dengan Rp 1,5 triliun.

Barcelona tidak rugi membeli striker berusia 28 tahun tersebut. Pada musim perdananya di Camp Nou Stadium, Suarez berhasil mempersembahkan tiga gelar sekaligus, yakni La Liga, Copa Del Rey dan Liga Champions.


Sumber : Kaskus / imanine9  dan liputan6.com

10 Hal yang Terjadi Jika Messi dan Ronaldo Bermain Satu Tim

INTRO


Nilai-nilai positif akan banyak dihadirkan jika Ronaldo dan Messi bermain di tim yang sama. (foto: Getty Images)

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi disebut-sebut sebagai pesepak bola terbaik dunia pada masa kini. Bicara tentang prestasi, sudah terlampau panjang daftar nama keduanya di buku rekor. Namun, pernahkah Anda membayangkan apa yang akan terjadi jika Ronaldo dan Messi bermain di tim yang sama?

Seperti kita ketahui, Ronaldo serta Messi kerap bersaing dalam hal merebut status pesepak bola terbaik dunia. Messi pernah menyabet empat trofi Ballon d'Or, sedangkan Ronaldo mengoleksi tiga.

Di lapangan, Ronaldo dan Messi tak jarang saling berseteru langsung. Pasalnya, keduanya memang bermain di tim yang berbeda, bahkan menjadi rival. Ronaldo menjadi andalan Real Madrid, sedangkan Messi merupakan tokoh utama di skuat Barcelona.

Sebagian penggemar sepak bola dunia mungkin pernah berandai-andai bagaimana jika Ronaldo dan Messi bisa bermain di klub yang sama. Entah itu di Madrid, Barcelona, atau tim lain. Jika khayalan itu menjadi kenyataan, apa yang akan terjadi? Berikut MSports.netcoba mengulasnya. (CBN)

10. KARTU DAN SKORSING

Sepak terjang Ronaldo dan Messi tak terbendung. Kadang-kadang sampai harus melakukan banyak pelanggaran untuk menghentikan mereka, sehingga kartu kuning atau merah yang berujung skorsing menjadi hal yang biasa. Musim ini, keduanya total sudah merasakan lebih dari 103 pelanggaran. Messi paling sering menerima pelanggaran yang lebih keras dan berat.

9. ROLE MODEL

Kehadiran kedua superstar ini merupakan keuntungan bagi tim. Banyak sesama pemain yang setim dengan Ronaldo dan Messi menganggap mereka sebagai role model. Bisa ditengok bagaimana Neymar terinspirasi oleh Messi dan Jese Rodriguez terilhami Ronaldo. Jika keduanya bermain bersama, tentu akan menginspirasi lebih banyak pemain untuk belajar dan terilhami dari mereka.

8. BUDGET KLUB BENGKAK

Ronaldo mendapat bayaran 17 juta euro sedangkan Messi mengantongi 20 juta euro. Bagi klub yang memiliki Messi dan Ronaldo, tentu pengeluaran tahunan akan jauh lebih bengkak dibanding klub lain. Menarik melihat bagaimana klub itu mengatasi aturan Financial Fair Play (FFP) dan cara membayar upah pemain lain di dalam skuat.

7. SPONSORSHIP

Tim yang diperkuat Messi dan Ronaldo pasti akan menarik banyak sponsor. Ronaldo didukung Nike dan adidas menjadi penyokong Messi. Fakta itu membjuat situasi menjadi menarik melihat bagaimana Nike dan adidas akan saling sikut untuk menjadi sponsor utama. Selain itu, bukan menjadi kejutan jika ada yang datang dengan tawaran tidak realistis untuk mensponsori tim yang memiliki Messi dan Ronaldo bersama.

6. DILEMA TAKTIK

Seperti kita ketahui, Ronaldo dan Messi adalah pemain yang sulit dihentikan. Jika mereka bermain di tim yang sama, pasti akan menghadirkan sakit kepala bagi pelatih lawan. Man marking mungkin pilihan yang jelas, tapi kita tahu hanya ada sedikit pemain yang bisa mengawal atau menghentikan kedua pemain ini. Jika mereka berhasil, toh masih ada 8 pemain lain, tidak termasuk kiper, yang siap menerima umpan dari kedua megabintang.

5. MORAL PELATIH DAN TIM

Kita telah melihat betapa besar peran Ronaldo dan Messi dalam meningkatkan moral dan semangat klub atau di level tim nasional. Kesenangan untuk bisa memiliki salah satu pemain bintang ini sangat memuaskan dan menghibur, tapi bayangkan jika Anda memiliki keduanya sekaligus. Tentu bisa menghadirkan semangat tim menuju ke level lain, mendorong untuk melakukan lebih baik, juga ada kesempatan itu bisa memunculkan performa terbaik dari pemain lain.

4. REKOR

Tentu saja hal ini adalah sesuatu yang paling menjadi sorotan dari kedua pemain. Rekor gol untuk tim, assists terbanyak, penampilan terbanyak, pencetak gol tertinggi di liga, jumlah hat-trick, dan banyak catatan lain yang ada akan diperebutkan Ronaldo dan Messi. Tidak dapat disangkal pula mungkin akan menghadirkan perseteruan internal di antara keduanya, tapi selama esensinya kompetitif, tentu akan memberikan keuntungan untuk tim.

3. ASSISTS

Soal mencetak gol, kemampuan kedua pemain sudah tak diragukan lagi. Namun selain itu, mereka sama-sama baik dalam menciptakan peluang untuk rekan setim. Mereka telah memberikan assists untuk 26 gol pada musim ini dan telah menciptakan 126 peluang. Messi lebih baik dalam hal assists dan fakta itu justru bisa membuat kerjasama kedua pemain akan cukup padu. Peran siapa yang mencetak gol dan siapa yang menjadi pendulang assists pun bisa dikompromikan.

2. GOL

Bersama-sama, kedua pemain telah membagi total 830 gol. Pada musim ini, Ronaldo telah mencetak 36 dan Messi mencatat 32 gol, jauh di atas rata-rata sebagian besar pemain lain. Siapa tahu, dengan bermain bersama bisa membuat perhitungan itu  bisa menjadi nyata. Mengingat bahwa keduanya menguasai kemampuan set-pieces bola mati (tendangan bebas dan penalti), Messi dan Ronaldo dapat membantu tim dengan mencetak banyak gol.

1. TROFI

Coba Anda hitung sudah berapa banyak trofi juara yang pernah diraih Messi dan Ronaldo? Keduanya, total telah menyabet 51 trofi termasuk 7 Ballon d'Or, yang tidak hanya membuat mereka istimewa, tapi juga sangat efisien untuk tim tempat mereka bermain. Tak akan rugi menginvestasikan uang untuk keduanya. Mereka akan membayar kembali dengan lebih dari sekadar kebahagiaan. Dengan kualitas yang dimiliki kedua pemain, tak terbayangkan berapa banyak trofi yang bisa masuk ke lemari gelar tim.
Selain 10 hal di atas, tentu ada beberapa lainnya yang berpotensi muncul. Baik itu dari sisi positif atau negatif. Anda juga mungkin punya gambaran lain. Satu hal yang pasti, keberadaan Messi dan Ronaldo di tim yang sama akan menghadirkan daya ledak yang luar biasa di lapangan. Silakan membayangkan sendiri.

Sumber : msports.net

Manchester United Akan Pulangkan Cristiano Ronaldo?


Manchester United ingin mendatangkan kembali Ronaldo pada musim panas ini

Manchester United dikabarkan sedang berusaha keras untuk "memulangkan" Cristiano Ronaldo ke Old Trafford pada musim panas ini.

Penyerang asal Portugal yang kini bermain untuk Real Madrid itu meninggalkan The Red Devils enam tahun lalu. United menjualnya seharga  £80 juta pada 2009. Namun, seperti dilansir Manchester Evening News, klub besutan Louis van Gaal itu ingin mendatangkan kembali sang bintang.

Ronaldo sempat murka kepada Rafael Benitez dalam sebuah sesi latihan di Australia akibat golnya yang dianulir sang pelatih.

Pemain berusia 30 tahun itu terikat kontrak di Santiago Bernabeu hingga 2018, dan ia sudah mencetak 225 gol dari 200 penampilan untuk Los Blancos.

Sumber : Goal/id.com

Dietmar Hamann: Robert Lewandowski Sempurna Untuk Manchester United


Menurut Hamann, Lewandowski adalah sosok yang sempurna untuk melengkapi lini serang Man United
Dietmar Hamann, mantan gelandang Bayern Munich, menyebut Robert Lewandowski sebagai sosok yang tepat untuk Manchester United.

Penyerang berkebangsaan Polandia itu memang sudah sering dikabarkan bakal hengkang dari Allianz Arena musim ini. United yang saat ini sedang mencari striker pun digadang-gadang jadi pemberhentian Lewa selanjutnya.

Hamann, yang sempat membela Liverpool, ternyata sepakat dengan isu ini dan mendukung sang penyerang untuk pergi ke Old Trafford.

"Saya pikir United akan membeli penyerang tengah lagi karena mereka tidak cukup kuat di bagian itu," ungkap Hamann pada talkSPORT. "Falcao pergi, Robin van Persie pergi, jadi mereka butuh penyerang tengah."

"Saya rasa Lewandowski akan jadi pemain yang sangat sempurna, tapi Bayern Munich sepertinya takkan mau menjualnya," tandas Hamann.

Sumber : Goal/id.com

Wenger bersiap memanaskan persaingan Lga Primer musim depan dengan menyindir kebijakan transfer tim rival

Pelatih Arsenal Arsene Wenger menyindir kebijakan transfer Manchester United di musim panas ini, yang disebutnya sudah keluar dari pakem yang mereka pertahankan sebelumnya.

Sindiran Wenger tak bisa dilepaskan dari usaha Louis Van Gaal mendatangkan sejumlah pemain baru dengan harga mahal pada bursa transfer musim panas ini.

Menurut Wenger, Arsenal masih mempertahankan kebijakan menggabungkan pemain muda pada tim, tapi United sudah menyerah dengan hal ini.

"Kami ingin melanjutkan menggabungkan kekuatan finansial yang lebih kuat dengan keyakinan pada filosofi kami dan kebijakannya," kata Wenger, Kamis (23/7).

"Itu berarti kami ingin terus melanjutkan memberikan peluang pada pemain muda dan membangun pemain dari dalam klub kami dengan kebudayaan kami."

"Kebanyakan klub yang meraih sukses adalah mereka yang melakukannya. Anda bisa melihat Barcelona atau Manchester United, yang memiliki regenerasi dan membangun suksesnya pada pemain yang bermain sejak masih muda."

"Dengan sukses United, mereka telah menciptakan sumber daya keuangan yang besar dan hari ini tak ada kesabaran bagi mereka melakukan apa yang mereka lakukan sebelumnya, dan mereka memiliki kekuatan uang untuk menjalani kebijakan yang berbeda," tandasnya.

Sumber : Goal/id.com

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menyindir transfer besar-besaran Manchester United

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, kembali membuat kontroversi terkait pesaing klubnya di Liga Primer Inggris, siapa lagi jika bukan Manchester United.

Kali ini The Happy One menyindir transfer besar-besaran yang dilakukan The Red Devils pada bursa musim panas ini. Ia menyebut jika seharusnya United jauh lebih kuat karena deretan pemain mahalnya, tak seperti musim lalu.

"Kami akan mencoba untuk menambah beberapa hal di tim karena kami akan bersaing melawan tim yang lebih baik dari musim lalu. Beberapa tim sudah mengeluarkan banyak uang," ujar Mourinho, seperti dikutip Sky Sports.

"United? Tim yang sudah membeli satu, dua atau tiga pemain dan menghabiskan £10 juta, £20 juta, £30 juta, £40 juta atau £50 juta sudah pasti akan mengalami peningkatan," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada bursa transfer musim panas ini United sudah mendatangkan Memphis Depay, Bastian Schweinsteiger, Morgan Schneiderlin. dan Matteo Darmian, yang disinyalir mencapai total biaya £95 juta.

Sumber :  Goal/id.com

Galeri Penjualan Termahal Juventus

INTRO

Para pemain yang pernah membela klub Juventus dan di jual ke klub lain dengan mencatat rekor penjualan pemain termahal bagi juventus

15. Alessandro Matri €11 juta (ke AC Milan pada 2013

14. Domenico Criscito €11.5 juta (ke Genoa pada 2008)


 13. Fabio Cannavaro €11.5 juta (ke Real Madrid pada 2006)


12. Emerson Ferreira da Rosa €11.5 juta (ke Real Madrid pada 2006)


11. Gianluca Zambrotta €14 juta (ke Barcelona pada 2006)


10. Darko Kovacevic €15 juta (ke Lazio pada 2001)


9. Christian Vieri €15 juta (ke Atletico Madrid pada 1997)


8. Diego €15.5 juta (ke Wolfsburg pada 2010)

7. Matteo Brighi €16 juta (ke Roma pada 2004)


6. Thierry Henry €16 juta (ke Arsenal pada 1999)


5. Angelo Peruzzi €19 juta (ke Inter pada 1999)


4. Zlatan Ibrahimovic €25 juta (ke Inter pada 2006)


3. Filippo Inzaghi €37 juta (ke Milan pada 2001)


2. Arturo Vidal 40 €juta (ke Bayern Munich pada 2015)


1. Zinedine Zidane 73 €juta (ke Real Madrid pada 2001)